Terjerat UUD ITE, Dua Pria Diamankan Polres Bogor

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Terjerat UUD ITE, Dua Pria Diamankan Polres Bogor

REDAKSI
Sabtu, 06 April 2019



BOGOR - Cek Update
Kepolisian Resor (Polres) Bogor Polda Jabar telah berhasil mengamankan Dua orang pelaku yang diduga berorasi menghina Presiden RI dan Penyebar Video Penghinaan terhadap Presiden RI. 

Modus Operandi terlapor memvideokan Pelaku "B" yang berorasi menghina Presiden RI Ir. H. Joko Widodo. Kemudian disebarkan oleh Pelaku "S" melalui Media Sosial berupa Whats App Grup miliknya dan menjadi Viral. 

Kronologis bermula pada Hari Kamis (04/04/2019) pukul 21.20 wib dan hari Jum'at (05/04/2019) sekira jam 14.20 wib telah diamankan Dua orang laki-laki berinisial "S" berperan sebagai orang yang merekam Video dan disebarkan melalui Media Sosial Whats App Grup dan "B" berperan sebagai orang yang berorasi atau yang berada didalam Video. " Kedua orang tersebut diamankan di tempat yang berbeda," ungkap Kasubbag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena. 

Pelaku "S" diamankan di rumahnya di daerah Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor, sedangkan "B" diamankan di daerah Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor.

"Barang bukti yang berhasil diamankan Petugas berupa HP merk Oppo milik Pelaku "S" yang digunakan untuk merekam dan menyebarkan video dan HP Merk Samsung milik Pelaku "B" dilokasi, " terangnya.

Dari hasil penyidikan, Pelaku melakukan orasi dan berkata - kata yang menjelek- jelekan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, "Mereka mengaku kehendak sendiri dengan alasan untuk membela Guru besarnya karena yang bersangkutan merupakan Anggota salah satu anggota Ormas Islam, " tuturnya. 

Kini para Pelaku terjerat Pasal 45 ayat (3)  UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan UU RI No. 11 thn 2008 dan atau Pasal 45A ayat (2) UU RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No.11 thn 2008 tentang ITE dan atau Pasal 14 ayat (1) UU No 1 thn 1946 tentang peraturan hukum pidana dan atau Pasal 157 ayat (1) KUHP

"Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mako Polres Bogor guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut, " pungkas AKP Ita.

Reporter : Dasep