Kejari Cianjur Buka Kembali Kasus Korupsi Di Lingkungan RSUD Pagelaran

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Kejari Cianjur Buka Kembali Kasus Korupsi Di Lingkungan RSUD Pagelaran

REDAKSI
Kamis, 30 Mei 2019



CIANJUR - Cek Update
Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur, Yudhi SyufriadI segera menginstruksikan penyelidikan dan penyidikan atas kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) serta penyalahgunaan wewenang di lingkungam Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pagelaran.

"Segera saya perintahkan Kasi Intel dan pejabat lain di lingkungan Kejaksaan untuk segera menyelesaikan pemeriksaan dan pengambilan keterangan dari para saksi," tuturnya saat di temui para awak media baru baru ini. Kamis (30/5/2019).

Yudhi mengatakan,kasus tersebut memang sempat terhenti selama musim Pemilu 2019.Menurutnya hal itu dilakukan guna menjaga situasi di Kabupaten Cianjur tetap kondusif menjelang pelaksanaan pesta demokrasi. 

Namun pihaknya kembali melanjutkan proses penyelidikan, dimana masih cukup banyak saksi yang harus dipanggil untuk dimintai keterangan. Saat ini baru hanya Direktur RSUD dan beberapa orang pejabat di lingkungan rumah sakit tersebut yang diperiksa.

"Masih ada yang harus diperiksa, kemungkinan nanti pemanggilan dan pemeriksaannya akan dipercepat, supaya kasus ini bisa segera terungkap," tuturnya.

Sementara itu, Ketua LSM Gembok, Dedi Toser mengatakan, pihaknya sempat menyayangkan adanya pemberhentian proses penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan wewenang yang menjerat Dirut RSUD Pagelaran tersebut  yang dinilai alasannya yang dinilai tidak berdasar hukum.

"Apa korelasinya penegakan hukum dengan pilpres dan pileg? Proses penegakan hukum harus terus berproses berjalan sesuai sesuai ketentuan perundang undangan yg berlaku sekalipun langit mau runtuh," ungkapnya 

Menurut Dedi, perbuatan melawan hukumnya yang sudah terbukti, tinggal penyidik kejaksaan  manencari nilai dari kerugian negaranya, tanpa melihat besar kecilnya nilai. 

"Apalagi alat bukti hukum baik Formil maupun Materil sudah dikantongi pihak Penyidik Kejaksaan. Kami mendesak kasus ini segera dilanjutkan dan diselesaikan," pungkasnya.


Reporter : Dedy