Polres Cianjur Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan Pemuda Asal Sukabumi

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Polres Cianjur Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan Pemuda Asal Sukabumi

REDAKSI
Kamis, 20 Juni 2019



Cianjur - Cek Update
Jajaran Polres Cianjur menggelar rekontruksi kasus pembunuhan Abdullah Sobarudin alias Duduy warga Kp Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.Jawa Barat.

Dalam rekontruksi ulang yang di gelar di area perkebunan Teh Blok A Kampung Tegalega,Kecamatam Warugkondang Kabupaten Cianjur ini,sempat menjadi tontonan ratusan warga sekitar.

Tersangka berjumlah dengan tiga orang melakukan praadegan sebanyak 30 kali reka ulang.

Kapolres Cianjur AKBP Soliyah menjelaskan,rekontruksi kasus pembunuhan yang melibatkan tiga pemuda,itu dilakukan guna melengkapi berkas penyidikan sebelumnya.

"Pembunuhan yang dilakulan oleh tiga orang pelaku yaitu oleh A (17), Feri (20) dan Saeful Alamsyah (20) terhadap korban itu dipicu oleh rasa dendam para pelaku terhadap korban, karena korban dianggap tidak sopan pada para pelaku," ungkapnya kepada para awak media kemarin Rabu (20/6/2019).

Kapolres mengatakan, berdasarkan pemeriksaan dan reka adegan yang lakukan, para pelaku terlebih dahulu merencanakan untuk membunuh korban, karena menurutnya berdasarkan pengakuan,para tersangka sudah menyiapkan terlebih dahulu knuckle (keling) dan golok untuk melakukan pembununan tersebut.

"Selain melakukan pembunuhan berencana para pelaku juga merampas barang milik korban yaitu sepedah motor, dompet dan telpon genggam, setelah itu korban di tingalkan begitu saja di tempat," ungkapnya.

Kapolres menambahkan ketiga orang pelaku tersebut,akan dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 340  KUHPidana, 338 KUHPidana, 365 KHUPidana, 339 KUHPidana dan pasal perlindungan anak dengan ancanman pidana  seumur hidup.

"Sejumlah barang bukti sudah kita amankan, seperti dua sepedah motor, milik korban dan milik tersangka. Satu bilah pisau, satu buah golok, dan sebuah batu yang digunakan untuk membunuh korban oleh tersangka," paparnya

Sebelumnya, korban ditemukan oleh warga sekitar, pada Minggu (26/5/2019), sekitar pukul 07.30 WIB.Tergeletak tanpa identitas di area perkebunan teh,dengan ciri-ciri korban menggunakan sweater hitam dan celana panjang biru dan tato di lengannya.


Reporter : Dedy