Aktivis Cianjur Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Plt Bupati Herman Suherman

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Aktivis Cianjur Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Plt Bupati Herman Suherman

REDAKSI
Senin, 01 Juli 2019



CIANJUR - Cek Update
Daftar tersangka kasus pemerasan terhadap Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman kini bertambah jadi lima orang. 

Selain Mustajab, keempat orang lainnya sudah masuk tahap dua penyidikan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur  

Empat orang tersangka yang salah satunya ialah RM seorang aktivis yang juga berprofesi sebagai dosen di salah satu Universitas di Cianjur tersebut,sudah mulai ditahan dan dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 2b Cianjur. 

Sebelumnya salah satu tersangka kasus pemerasan Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, yakni Mustajab sudah masuk tahap persidangan. 

Bahkan korban sekaligus pelapor, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman sudah dihadirkan untuk memberikan kesaksian di persidangan yang ketujuh. 

Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur,Yudhi Syufriadi menjelaskan,empat orang tersangka tersebut sudah masuk dalam penyidikan tahap dua,sehingga pihaknya langsung melakukan penahanan dan menitipkannya selama hingga proses persidangan di Lapas Cianjur. 

"Sudah masuk tahap dua, begitu kami dapat pemlimpahan berkas dari Polda dan Kejati Jabar, dilakukan penahanan terhadap empat orang tersangka, salah satunya RM di Lapas Cianjur pada Kamis (22/6) lalu," ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu (29/6).

Yudhi mengatakan,terkait dakwaan yang ditujukan pada empat orang tersebut Kajari mengaku harus melihat dokumen pelimpahan. 

"Nanti senin saya cek dulu apa saja dakwaannya," paparnya

Terpisah,Kepala Lapas Cianjur, Gumilar, mengiyakan adanya penitipan empat orang tahanan dari kejaksaan terkait kasus pemerasan terhadap Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman. Keempatnya masuk ke dalam sel, pada Kamis (27/6) malam sekitar pukul 21.30 Wib. 

"Ada dua orang laki-laki dan dua orang perempuan. Untuk yang perempuan dimasukan ke sel khusus perempuan, sedangkan dua orang lainnya, dimana salah satunya berinisial RM itu digabung di sel bersama para tahanan kasus lainnya," 

Menurutnya, sementara waktu tahanan tersebut belum diizinkan untuk dijenguk eh keluarganya. Adapun keluarga yang datang hanya bisa menitipkan pakaian kepada petugas, mengingat salah seorang tahanan tersebut tidak membawa pakaian ganti sehingga menggunakan kapaian khusus bagi tahanan di Lapas Cianjur. 

"Sesuai dengan aturan, siapapun belum diizinkan bertemu atau menjenguk kecuali kuasa hukum. Kalau pun nanti ada keluarga yang datang kemungkinan hanya akan menitipkan pakaian," pungkasnya.


Reporter : Dedy