Diduga Tidak Mengantongi Izin,Camat Pacet Tegur Aktivitas Cut And Fill Di Desa Ciherang

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Diduga Tidak Mengantongi Izin,Camat Pacet Tegur Aktivitas Cut And Fill Di Desa Ciherang

REDAKSI
Selasa, 16 Juli 2019



CIANJUR - Cek Update
Aktivitas penggalian dan pengurugan (cut and fill) untuk pembangunan perumahan di Kampung Maleber Desa Ciherang,Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur.Jawa Barat.Diduga belum mengantongi izin.

Camat Pacet Nana melalui Kasi Trantib Kecamatan Pacet Kadar Setiawan mengatakan,mengetahui adanya aktivitas pemerataan tanah (Cut and fill) tersebut.Berdasarkan hasil laporan dari masyarakat sekitar.

Namun Kadar mengaku,pada tanggal 27 Juni 2019 lalu.Pihaknya sudah mengingatkan kepada yang terkait.Agar segera melengkapi izin terlebih dahulu sebelum akan melakukan aktivitas cut and fill.

"Kita telah menyampaikan secara lisan kepada pihak pemilik bernama H Solihin agar menempuh dulu ijin lingkungan yang di tanda tangani oleh warga setempat yang kemudian di lanjutkan ke Pemerintah Desa yakni Pemdes Ciherang dan Pemerintah Kecamatan Pacet.Namun penyampaian tersebut tidak di laksanakan,akhirnya kita layangkan surat himbauan," tuturnya saat di konfirmasi di ruang kerjanya. Selasa (16/7/2019).

Kadar mengatakan,surat himbauan agar kegiatan tersebut dihentikan sementara sudah ia layangkan sejak tanggal 3 Juli 2019 lalu.

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Cianjur nomor 14 tahun 2012 tentang bangunan,Peraturan Bupati (Perbup) nomor 44 tentang pelimpahan sebagian kewenangan bupati cianjur kepada kepada camat,peraturan bupati nomor 52 tahun 2017 tentang perubahan atas peraturan bupati nomor 2 tahun 2017 tentang pendegelasian wewenang pemberian ijin dan non ijin kepada Dinas penanamam modal dan pelayanan terpadu satu pintu kabupaten cianjur.

"Jadi saya himbau pihak terkait untuk segera menempuh perijinan sebelum surat himbauan yang kedua kita layangkan," paparnya.

Sementara itu,perwakilan aktivitas cut and fill Daseng.saat di hubungi melalui saluran aplikasi Whatsup mengaku, jika saat ini pihaknya sudah mengantongi dukungan berupa ijin dari masyarakat sekitar.

"lengkap kang,dengan tanda tangan RT/RW setempat dan pejabat Desa Ciherang," singkatnya.

Reporter : Dedy