Kabar Duka Selimuti Pelepasan Calhaj Kota Sukabumi, Satu Tewas dan Beberapa Orang Dilarikan Ke RS

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Kabar Duka Selimuti Pelepasan Calhaj Kota Sukabumi, Satu Tewas dan Beberapa Orang Dilarikan Ke RS

REDAKSI
Selasa, 16 Juli 2019



SUKABUMI - Cek Update
Kabar duka menyelimuti acara pelepasan rombongan Calon Haji (Calhaj) dari Kota Sukabumi Jawa Barat, sebelum keberangkatan rombongan Calhaj diwarnai insiden. Satu bus rombongan menabrak pagar dan tembok pilar hingga mengakibatkan sejumlah pengantar jemaah haji tergencet pagar dan  sebagian lainnya tertimpa tembok pilar.

Kejadian duka tersebut saat para pengantor rombongan Calhaj asal kota Sukabumi berada di halaman dan dekat gerbang Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.

Menurut informasi yang berhasil didapat, insiden duka tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 wib. Saat itu kedelapan bus tersebut berangkat satu per satu pergi meninggalkan lokasi pelepasan menuju Embarkasi Bekasi.

"Satu persatu bus berangkat namun entah kenapa saat bus terakhir mau keluar dari gedung, posisi bagian belakang diduga terlalu ke kanan sehingga mepet pagar, " kata Imas Masitoh (48) salah seorang pengantar rombongan Calhaj, Selasa (16/07/19).

Imas pun menambahkan terlihat pada saat menghantam pagar kaca bagian belakang atas bus mengenai pilar atas pagar tembok, " Pilar pagar tersebut tersenggol hingga roboh dan menimpa para pengantar, " tambahnya.

Lanjut Imas, hal tak disangka pun terjadi ratusan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian panik, karena melihat ada seorang anak perempuan berseragam SD terjepit pagar. "Posisinya anak SD itu terhimpit pagar karena terdorong bagian belakang bus, " tuturnya.

Sementara menurut Kapolresta Sukabumi AKBP Susatyo Purnomo Condro S.H., S.I.K., M.Si. saat dihubungi melalui telpon selular kepada Cek Update membenarkan kejadian tersebut, ia menerangkan ada lima orang korban yang mengalami luka akibat insiden tersebut.

"Ada lima orang, tiga dewasa dan dua orang anak-anak. Satu anak terhimpit pagar dan lainnya terkena reruntuhan pilar tembok saat bus rombongan keluar dari lokasi acara. Kita masih melakukan penyelidikan," katanya.

AKBP Susatyo menambahkan, bahwasannya kasus tersebut tengah dalam proses penyidikan pihak Polres Sukabumi Kota. "Informasi sementara kejadian tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan diketahui warga Baros, namun untuk identitas lengkapnya belum diketahui," pungkas AKBP Susatyo.

Reporter : Dasep