Spanduk Bertuliskan Tasikmalaya Darurat Korupsi Terbentang Didepan Bale Kota Tasikmalaya

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Spanduk Bertuliskan Tasikmalaya Darurat Korupsi Terbentang Didepan Bale Kota Tasikmalaya

REDAKSI
Sabtu, 27 Juli 2019



TASIKMALAYA, Cek Update - Spanduk bertuliskan Tasikmalaya Darurat Korupsi terbentang di depan Bale Kota Tasikmalaya, spanduk dibentangkan masyarakat yang tergabung dalam Transparency Institute (TI).

TI menilai Kota Tasikmalaya yang dikenal kota Santri dipimpin seorang tersangka dan minta Budi Budiman sebagai walikota Tasikmalaya segera mengundurkan diri. "Lebih elok apabila walikota segera mengundurkan diri dengan gentle dari jabatannya, " ungkap koordinator aksi, Nurkolip kepada wartawan, Jumat (26/07/19).

Lanjut Nurkolip, Budi memang masih sah menjabat Wali Kota karena belum ada tuntutan hukum yang kuat sebagi koruptor oleh aparat penegak hukum.

"Akan tetapi kami menilai hal tersebut bertentangan dengan isi perjanjian sumpah jabatan yang isinya siap tidak untuk menerima suap ataupun korupsi pada saat seseorang/ASN akan dilantik masa yang melantiknya seorang tersangka kasus korupsi, " cetusnya.

TI pun berkeinginan bisa langsung bertemu dengan walikota Budi Budiman, "Kita ingin menanyakan langsung terhadap yang bersangkutan (Walikota,-red) siap mundur saat ini atau tidak, tapi yang bersangkutan tidak ada ditempat, " katanya.

Hasil pantauan dilokasi selain membentangkan spanduk, TI pun melakukan teatrikal didepan bale Kota Tasikmalaya, drama sindiran yang bermakna bagaimana menggali akhlak seseorang ketika bermasalah maka dia akan melakukan koreksi.

"Tentunya drama tersebut sebagai cerminan seseorang yang terjerat hukum dan bisa mundur dan fokus terhadap kasus yang menjeratnya, " tambahnya.

Karena tidak bisa ditemui walikota Tasikmalaya, TI pun mengancam akan melakukan aksi berikutnya dengan masa yang lebih banyak lagi.

Reporter : Olis