Wali Murid,Sesalkan SMPN 1 Cipanas Keluarkan Siswanya Tanpa Di Beri Surat Peringatan

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Wali Murid,Sesalkan SMPN 1 Cipanas Keluarkan Siswanya Tanpa Di Beri Surat Peringatan

REDAKSI
Selasa, 30 Juli 2019



CIANJUR- Cek Update
MF (14) salah satu siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Cipanas, terpaksa berhenti sekolah di bangku kelas 7 .Dia dikeluarkan dari sekolahnya gara-gara di laporkan berkelahi dengan siswa sekolah lain. 

Saat di temui di kediamannya,di kampung balakang Rt 02 Rw 06 Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas,Kabupaten Cianjur.Jawa Barat.

Asep (40) paman MF mengatakan,keputusan pihak kepala sekolah SMPN 1 Cipanas mengeluarkan MF dari sekolah yang baru di kenyamnya setahun yang lalu.menurutnya sangat tidak adil.

Pasalnya,selain tidak melalui proses surat Drop Out (DO) yang lazimnya sekolah terbitkan untuk siswa yang akan di keluarkan.

Pihak SMPN 1 Cipanas juga, tidak memberikan ruang sedikitpun terhadap MF,untuk tetap melaksanakan proses wajib belajar.

Sebagaimana program Pemerintah, mewajibkan kepada siswa-siswi.Untuk tetap belajar minimal sampai sembilan tahun.

"Harusnya kalau kepala sekolahnya, mau bijaksana.Atas kesalahannya MF minimal di kasih surat peringatan (SP)1 atau SP2 dulu sebelum akan di keluarkan," tuturnya.

Asep mengungkap,sebelum MF terlibat perkelahian dengan siswa sekolah lain pada tanggal 17/7/2019 lalu,diakuinya,MF memang terlebih dahulu sudah mendapatkan surat peringatan dari sekolah.Karena MF di ketahui sering bolos sekolah 

"Waktu pas kenaikan sekolah,saya datang ke sekolah dan bikin surat pernyataan dengan pihak sekolah, bahwa MF akan tetap di kelas 7 tidak di naikan ke kelas 8.Tapi karena ada kasus ini,MF tanpa kompromi langsung di keluarkan oleh kepala sekolah dan tanpa di beri surat DO," paparnya.

Meskipun demikian Asep berharap,pihak sekolah SMPN 1 Cipanas segera memberikan kejelasan terkait status keponakannya yang masih terkatung katung statusnya.

Karena menurutnya kejelasan tersebut bertujuan agar MF,tetap bisa melanjutkan kembali proses belajarnya di sekolah lain.

"Kalau tidak ada surat DO pun minimal ada pengarahan dari pihak sekolah agar MF melanjutkan ke sekolah lain," harapnya.

Sementara,guna meminta konfirmasi langsung ke kepala sekolah SMPN 1 Cipanas,CekUpdate.com mencoba menemui Budi.Namun yang bersangkutan tidak ada di kantor sekolah.




Reporter : Dedy