Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sijago Merah Hanguskan Rumah Warga

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sijago Merah Hanguskan Rumah Warga

REDAKSI
Kamis, 08 Agustus 2019



SUKABUMI - Cek Update
Diduga karena arus korsleting listrik satu rumah warga dilahap Sijago merah tepatnya berlokasi di Kampung Kaum Kaler Rt 03/02, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lokasi, peristiwa tersebut awal mulanya terlihat ada kepulan asap tebal yang diketahui oleh warga yang sedang melintas di lokasi.

"Awalnya saya diberitahukan warga yang kebetulan melintas melihat ada kepulan asap tebal, lalu saya bersama warga berdatangan membawa alat seadanya mencoba memadamkan api yang terus membesar agar tidak merembet ke rumah yang lain," ungkap Saksi mata Rahmat (56) warga sekitar kepada Cekupdate di lokasi. Rabu (07/08/2019).

Selanjutnya kata dia, rumah tersebut memang sering ditinggal kosong oleh penghuninya, jadi kebakaran ini kata dia, diduga karena arus korsleting listrik. "Penghuninya kalau malam mangkal sebagai Taksi Online (Grab) dan istrinya juga kerja, jadi rumah ini dalam keadaan kosong," tuturnya.

Sementara Dani Ramdani (37) Penghuni rumah menjelaskan bahwa, pada saat peristiwa kebakaran tersebut terjadi dirinya sedang mangkal di wilayah Cibadak sebagai Taksi Online dan ia mengetahui setelah mendapat kabar dari tetangganya.

"Ketika saya sedang mangkal ada warga yang nelpon memberitahukan bahwa rumah saya kebakaran, dan saya langsung bergegas pulang. Sesampainya di rumah ternyata sudah tidak ada isi rumah satupun yang bisa diselamatkan," jelas dia.

Lantas ditempat yang sama Kepala Pos Damkar Cibadak A Harmana menambahkan bahwa, menurut informasi dari para saksi kebakaran tersebut bermula sekitar pukul 20:35 WIB yang di akibatkan karena arus korsleting listrik.

"Dan Api tersebut berhasil kami padamkan satu jam setelah dikerahkannya unit Armada Damkar dari Pos Cibadak. Sementara kerugian atas musibah ini ditaksir kurang lebih mencapai 500 juta rupiah," pungkasnya.

Reporter : Fa'is