Musyawarah Deadlock, Pedagang Pasar Cicurug Nolak Pindah

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Musyawarah Deadlock, Pedagang Pasar Cicurug Nolak Pindah

REDAKSI
Rabu, 28 Agustus 2019



SUKABUMI - Cekupdate
Musyawarah yang dilakukan antara Pngelola dengan Para Pedagang terkait pemindahan lahan berjualan di depan Pasar Semi Moderen Cicurug belum mendapatkan titik temu (Deadlock)

Musyawarah yang juga melibatkan Muspika Kecamatan setempat itu masih mendapat penolakan dari para pedagang dengan alasan lokasi yang baru pasti sepi pembeli.

"Saya sebagai perwakilan Pedagang Buah menolak untuk dipindahkan, karena kita berjualan mau cari untung buat makan anak istri bukan mau nongkrong, kalau seandainya pindah ke belakang siapa yang mau beli," ketus Heri (42) perwakilan pedagang kepada Cekupdate di lokasi tepatnya di Kantor UPTD Pasar Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Rabu (28/08).

Menurut dia, seandainya tempat berjualan tersebut dianggap kumuh, dirinya siap mengikuti prosedur berjualan yaitu memakai mobil hingga terlihat rapih.

"Kalau memang terlihat kumuh tempat jualannya akan saya rapihkan, tapi tolong jangan dipindahkan ke belakang. Karena kami semua ini pelaku usaha, jadi kita merasakan jerih payah di lapangan itu seperti apa," papar dia.

"Meskipun sebetulnya keinginan Muspika serta Pengelola Pasar itu tetap meminta kita semua pindah ke belakang, tetapi mudah - mudahan mereka lebih berpihak kepada para pedagang yang berjuang menghidupi keluarga," harapnya.

Sementara Kepala UPTD Pasar Cicurug,  Sulaeman menyampaikan bahwa, musyawarah tersebut dilakukan bukan kali ini saja bahkan menurut dia, pihaknya sudah memberikan surat pemberitahuan pindah itu semenjak bulan Januari 2019 lalu.

"Sudah jauh - jauh hari kami instruksikan kepada para pedagang untuk segera pindah ke belakang agar lahan parkir di depan bisa berfungsi secara maksimal, dan itu sesuai instruksi dari Dinas terkait," tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, berdasarkan hasil keputusan musyawarah yang sudah dilakukan beberapa kali ini terpaksa harus diputuskan hari ini.

"Jadi mau tidak mau keputusannya hari Kamis besok mulai dari jam 03:00 pagi hingga jam 02:00 siang para pedagang tidak boleh berjualan di depan pasar. Selanjutnya dari jam 02:00 siang hingga malam hari bisa pindah lagi ke depan, dengan syarat tempat berjualannya harus rapih tidak boleh permanen," tegasnya.

Reporter : Fa'is