Polres Sukabumi Kota Gelar Rekunstruksi Pembunuhan Putri Asal Cianjur, Di 2 Lokasi

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Polres Sukabumi Kota Gelar Rekunstruksi Pembunuhan Putri Asal Cianjur, Di 2 Lokasi

REDAKSI
Jumat, 09 Agustus 2019



SUKABUMI, Cek Update – Kepolisian Resor Sukabumi Kota menggelar rekonstruksi terkait pembunuhan yang menewaskan Korban dibuang di wilayah Hukum Sukabumi Kota, yang terjadi pekan lalu.

Pelaku pemerkosaan hingga menewaskan Korban Alumnus IPB ini, Tersangka RH memperagakan sebanyak 22 adegan dalam rekonstruksi yang digelar Polres Sukabumi Kota Polda Jabar, Jum'at (09/08/2019).

Rekonstruksi adegan tersebut dilakukan di 2 lokasi yakni disaat pemerkosaan dan pembunuhan di kawasan Sukaraja.

Dan lokasi mayat wanita berusia 22 tahun tersebut dibuang di Kampung Bungbulang Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi Jawa Barat.

Rekonstruksi tersebut turut disaksikan keluarga korban, salah satunya ibu korban yakni Masriah (40), Pengacara Tersangka dan Kejari Kabupaten Sukabumi.

Adegan berawal dari korban menaiki angkutan umum jurusan Bogor-Cianjur yang dikemudikan oleh Pelaku, ketika korban naik kendaraan tersebut di daerah Ciawi. Pelaku kemudian membekap, memerkosa hingga membuang mayat korban.

Rekonstruksi tersebut mendapatkan perhatian banyak warga, pengawalan ketat pun dipersiapkan oleh Kepolisian dengan bersenjata lengkap.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro S.H., S.I.K., M.Si. menjelaskan, rekonstruksi digelar di Dua lokasi. Yaitu, di Jalan Baru dan Tepi Sawah Jalan Sarasa tempat jasad korban dibuang.

"Rekonstruksi ini untuk menyocokkan serta melihat kesesuaian antara berbagai alat bukti. Baik itu keterangan Saksi, keterangan Tersangka dan juga termasuk hasil dari pada otopsi yang telah kami terima," ungkapnya.

Dalam merekonstruksi, lanjut AKBP Susatyo, ada kesesuaian dan kecocokan dengan hasil otopsi dengan perbuatan pelaku. 

"Patahnya tulang lidah korban itu, dikuatkan dengan perbuatan dari Tersangka saat mencekik korban," sambungnya.

Pada rekonstruksi ini, turut dihadiri oleh pihak Kejaksaan juga dari Penasehat Hukumnya untuk melihat langsung, "Reka ini dilaksanakan guna menguatkan pembuktian bahwa rangkaian perbuatan yang dilakukan oleh tersangka itu benar dan sesuai dengan kejadian pada hari H," beber AKBP Susatyo Purnomo Condro S.H., S.I.K., M.Si.

Orang nomor Satu di wilayah Hukum Kota Sukabumi ini menjelaskan bahwa sementara masih belum ada temuan baru, masih tetap pelaku masih tunggal. 

Menurutnya, Tersangka dalam kasus ini dijerat Pasal berlapis yaitu dari Pasal 365 KUHPidana pencurian dengan kekerasan, Pasal 338 KUHPidana pembunuhan, Pasal 285 KUHPidana pemerkosan, Pasal 351 KUHPidana perbuatan kekerasan sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Ancamannya 12 tahun kurungan penjara ke atas," tandas AKBP Susatyo Purnomo Condro S.I.K., M.Si.

Sementara itu, Ibu korban yakni Masriah tampak tabah dan tegar. Keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Kepolisian.

"Kami hanya ingin pelaku dihukum berat," ungkap IbuKorban sambil terisak.

Reporter : Dasep