Tumor Ganas Terus Menggerogoti, Kaki SidikTerpaksa Diamputasi

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Tumor Ganas Terus Menggerogoti, Kaki SidikTerpaksa Diamputasi

REDAKSI
Senin, 19 Agustus 2019



SUKABUMI - Cekupdate
Kondisi memprihatinkan menimpa Sidik Patonah (19) warga Kampung Cimuncang RT.28/11, Desa/Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, menderita sakit Tumor Ganas yang terus menggerogoti kakinya hingga terpaksa harus diamputasi.

Anak dari pasangan Unang (80) dan Mimin (53) itu, kini hanya bisa terbaring lemah di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung setelah diamputasi kakinya 15 Agustus kemaren.

Remaja yang masih duduk dibangku SMA Terbuka TKB Cimuncang Induk SMAN Parakansalak itu terpaksa berhenti sekolah lantaran kondisinya yang tidak memungkinkan, bahkan untuk berdiri saja anak keenam dari tujuh bersaudara itu harus menggunakan tongkat.

Menurut Nurinsan (35) Kaka Kandung Sidik, awalnya mulanya Sidik pernah jatuh dari motor tahun 2018 lalu, namun kata dia, anehnya sakit di kakinya tak kunjung sembuh malah terus membengkak.

"Kami bersama keluarga mengira itu bukan penyakit serius hanya patah tulang saja, oleh karena itu kami hanya membawanya ke tukang urut yang biasa mengobati patah tulang," tuturnya saat ditemui Cekupdate. Senin (19/08/2019).

Selanjutnya kata Nurinsan, karena sakit Sidik tak kunjung sembuh kemudian pihak keluarga melaporkan ke pihak desa untuk meminta bantuan, dan akhirnya kata dia, berkat bantuan pihak desa dan kecamatan, Adiknya (Sidik) mendapat perawatan di RS Hasan Sadikin.

"Kurang lebih selama 7 bulan Sidik dirawat namun sayangnya belum ada perkembangan, oleh karena itu jalan satu - satunya menurut pihak Medis bahwa Kakinya harus diamputasi agar penyakit Tumor Ganasnya tidak terus menggerogoti," paparnya.

Ditempat terpisah Ketua Pengelola SMA Terbuka TKB Cimuncang, Didin Jamaludin menambahkan, sebagai bentuk bela sungkawa serta ke prihatinan kepada Siswanya, pihaknya berencana menggelar donasi bagi Sidik khususnya bagi para pelajar gabungan sekolah se-Kabupaten Sukabumi.

"Setelah uang hasil Donasinya terkumpul kami bersama perwakilan sekolah akan berangkat ke Bandung menjenguk Sidik, karena dia berasal dari keluarga tidak mampu. Oleh sebab itu keluarganya sangat membutuhkan bantuan dari semua pihak," tutupnya mengakhiri.

Reporter : Fa'is