Disdik Cianjur Akan Berikan Sanksi Terhadap Sekolah Yang Terbukti Menjual Buku

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Disdik Cianjur Akan Berikan Sanksi Terhadap Sekolah Yang Terbukti Menjual Buku

REDAKSI
Rabu, 18 September 2019



CIANJUR- CekUpdate 
Terkait adanya praktik jual beli buku paket pelajaran di Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Cipanas hingga mencapai ratusan ribu rupiah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur akan memberikan sanksi kepada kepada kepala sekolah (Kepsek).

"Kalau terbukti sekolah tersebut menjual buku paket pelajaran kita akan berikan sanksi berupa teguran terlebih dahulu," jelas Sekretaris Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Asep Saepurohman.Melalui sambungan aplikasi whatsapp Rabu (18/9/2019).

Menurutnya,selama praktik tersebut dapat membebani orang tua murid,apapun dalihnya sudah jelas dalam aturannya bahwa pihak sekolah di larang keras menjual belikan buku paket pelajaran maupun buku lembar kerja siswa (LKS) kepada murid.

"Iya,secara aturan jelas itu sudah melanggar makannya kita akan beri pembinaan dulu," paparnya.

Orang yang pernah terperiksa sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di dinas pendidikan dan kebudayaan cianjur tahun 2018 lalu.

Hingga menyeret sejumlah tersangka yakni,mantan Bupati Cianjur Irvan Rivano Mochtar,Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Cecep Sobandi,Kepala Bidang (Kabid) SMP Rosidin dan kakak ipar IRM,Tubagus Cepy Sethiady.

Menghimbau,kepada seluruh orang tua murid yang ada di Kabupaten Cianjur baik orang tua murid dari tingkat SD maupun tingkat SMP.

Bilamana ada ajakan sekolah untuk membeli sejumlah buku pelajaran ataupun sejenis pungli lainnya kepada murid " Hiraukan saja ," singkatnya.



Reporter : Dedy