Sambut New Normal, Ketua DMI: Masjid Itu Lebih Aman Daripada Mall

Header Menu

Cari Berita

Slider

Advertisement

Sambut New Normal, Ketua DMI: Masjid Itu Lebih Aman Daripada Mall

REDAKSI
Minggu, 31 Mei 2020

Sambut New Normal, Ketua DMI: Masjid Itu Lebih Aman Daripada Mall

CU NEWS ■ Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) HM Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa jajarannya sudah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pembukaan kembali tempat ibadah.

“Majelis Ulama Indonesia (MUI) menentukan fatwa, DMI menata teknis dan sosialisasikan bagaimana pelaksanaannya,” kata Jusuf Kalla (JK) melalui siaran pers, sebagaimana dikutip dari Okezone.com (29/5/2020).

JK mengatakan bahwa pertemuan dengan MUI adalah membahas tentang pembukaan masjid dengan protokol new normal terkait dilaksanakanya kembali kegiatan ibadah seperti shalat berjamaah 5 waktu, shalat Jumat dan kegiatan.

Pertemuan tersebut guna memastikan masjid kembali berfungsi sebagai tempat ibadah sesuai standar protokol kesehatan dalam masa pandemic Covid-19. Sekaligus juga sebagai bentuk memperjuangkan hak umat Islam untuk bisa kembali melaksanakan ibadah dengan tenang.

“Kalau mall mau buka, stasiun, bandara dan pelabuhan buka, masjid juga harus terbuka kembali. Bahkan masjid itu lebih aman daripada mall,” ucap JK.

Lebih lanjut, JK memastikan DMI akan berkoordinasi dengan pemerintah, MUI dan Ormas Islam untuk memastikan masjid dan mushola agar tetap dapat menjadi “rumah Tuhan” yang melayani jamaah seperti biasanya.

Oleh karena itu, kata JK, diperlukan koordinasi yang matang antara pemerintah pusat dan daerah, Gugus Tugas Nasional sampai ke bawah, serta para Pengurus DKM/Takmir untuk mempersiapkan diri menyongsong new normal.

“Pada saatnya, DMI akan menyampaikan panduan teknis dan pelaksanaan ibadah di masjid setelah mematangkan koordinasi dengan MUI, Kemenag dan Gugus Tugas, serta berbagai pihak terkait,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Program Dewan Masjid Indonesia Pusat, Ustadz Munawar Fuad Noeh mengatakan, pernyataan JK tersebut merupakan himbauan terhadap umat Islam untuk mempersiapkan diri kembali beribadah ke masjid ketika new normal resmi diterapkan.

Namun demikian, khusus zona merah, sampai saat ini belum ada instruksi untuk membuka kembali masjid.

“Belum sampai ke sana. Dalam Koordinasi dan persiapan,” tandasnya. (**)